Jumat, 20 Desember 2013

Bakso






Dua minggu aku ngidam bakso
Bulatan daging membayang di mata saat maghrib menjelang
Daging berserat tergores gigi
Kuah pedas asin asam
Mie bawang goreng
Saus sambal
Kerupuk
Teh kental bergula

Duduk-duduk bercerita
Anak perempuan  bermain futsal di class meeting
Pacarnya menonton saat dia sengaja diving
Pacarnya Menjerit
Pulang sekolah diajak nonton film
Ia teringat peringatan Mama
Batal dan ia memilih pulang
Salsa sudah dewasa...
Ternyata

Aku melamun, di saat tusukan membersihkan gigi
Rifki tahun depan juara bulu tangkis PON
Tak lama lagi, dia terbang  menjelajah dunia
Aku dan istriku  berebut mengantar
Aku ke negara Asia, Mama ke Eropa
Ha ha ha ha

Bakso Lagi?
Tidak
Perutku sudah mulai  membuncit
Aku menunggu seminggu ke depan

Mungkin aku ingin bakso lagi

Tepat Waktu












Aku seperti tidak siap menyambutmu
Tiba di saat yang tak kusangka
Padahal kusengaja memperpanjang waktu menunggu
Melonggarkan kegelisahan agar aku tak tersiksa
Seperti dulu...

Selama ini kau tak pernah lebih cepat dari tanggalmu
Lebih lembat dari putaran bumi dan bulan
Angin berlalu, kau belum muncul
Kutengok jendela, kau tak ada di pintu gerbang
Seperti huharap selalu
di tanggal itu

Tapi kamu hari ini tepat waktu
Aku yang terlambat menunggumu
Maaf